Dalam sejarahnya Gerakan Paramuka adalah nama organisasi kepanduan, Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang artinya Jiwa Muda yang Suka Berkarya, akan tetapi kata pramuka asalnya dari kata promuko yang artinya pasukan terdepan dalam perang oleh sultan Hamengkubuwono IX sebelum kata pramuka di tetapkan,  organisasi pramuka  tidak hanya di kenal di Indonesia namun di kenal juga di dunia. Kegiatan kepramukaan merupakn kegiatan yang sangat menarik  menyenagkan dan membentuk akhlak dan budi pekerti yang luhur. Kegiatan ini tentu saja menarik minat anak-anak maka dari itu kegiatan kepanduan ini neyebar keseluruh dunia. Di Indonesia organisasi kepramukaan sangat berperan penting dalam sejarah baik sebelum kemerdekaan atau sesudah kemerdekaan.

pada saat ini pendidikan pramuka sudah masuk dalam struktur kurikulum pada pendidikan dasar dan menengah, Pramuka dianggap sebagai tempat pembentukan karakter peserta didik, karena di dalam Pramuka peserta didik dapat dilatih yang pertama disiplin, kerja keras,rasa tanggung jawab itu merupakan karakter yang terbentuk dalam  kegiatan PBB, yang ke dua dalam kegiatan tali temali akan terbentuk karakter bekerjasama, komunikatif, bertanggung jawab, ke tiga kegiatan sandi, morse dan semaphore akan terbentuk karakter kreatif dan menghargai orang lain, ke empat kegiatan berkemah akan terbentuk karkter mandiri, mencintai alam, bertanggung jawab dan solidaritas serta keberanian, ke lima menyanyikan lagu Indonesia raya dan himne pramuka akan menumbuhkan karakter mencintai tanah air, cinta damai dan semangat kebangsaan.

Dari kegiatan tersebut kita terapakn dalam Pendidikan berkarakter di sekolah yang biasanya kegiatan di dilakukan  di ruang kelas peserta didik merasa jenuh sehingga dengan  adanya kegiatan yang dilaksanakn di luar  atau alam siswa dapat mengeksplor bakat dan minatnya secara bebas dengan suasana yang berbeda. Dan pramuka melatih sikap mental yang tangguh, disiplin, jujur, bertanggung jawab, pemberani dan beberapa sifat yang terdapat pada try satya dan dasa dharma pramuka. Hal ini  dapat dijadikan sebagai penyeimbang kegiatan pembelajaran dalam kurikulum yang lebih berorientasi pada ranah kognitif (pengetahuan) dan psikomotorik (ketrampilan). Kegiatan Pramuka ini akan membangun peseta didik kita pada ranah sikap dan perilaku, sehingga peserta didik dapat  mengembangkan karakternya tidak hanya di sekolah akan tetapi di masyarakat juga. Pramuka saat ini merupakan kegiatan wajib di sekolah mulai dari usia perserta didik 7 sampai 25 tahun sesuai dengan golongannya pramuka siaga 7-10 tahun, penggalang 11-15 tahun, penegak 16-20 tahun, pandega 20-25 tahun atau dalam sataun Pendidikan SD ( Siaga dan penggalang), SMP (Penggalang), SMA/SMK/MA (Penegak). Pembagian golongan bedasarkan karakeristik baik fisik maupun non fisik. Sejatinya pramuka adalah solusi untuk meningkatkan karakter Pendidikan. Salam pramuka.

230 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *